Munculnya kubah baru Gunung Merapi beberapa hari terakhir ini kian mengancam keselamatan warga yang tinggal di lima desa di Kabupaten Klaten. Pasalnya, kubah baru tersebut terlihat terus bergeser ke arah selatan yang diprediksi lahar dan awan panas Gunung Merapi bakal menerjang permukiman warga di sekitar Kali Woro dan Kali Gendol jika gunung tersebut meletus.
Koordinator Satuan Pelaksana Penanganan Bencana (Satlak PB) Klaten, Joko Rukminto meminta agar warga yang tinggal tepat di depan mulut kubah lava Merapi kian berhati-hati. Kelima desa tersebut ialah Desa Balerante, Talun, Bawukan, Kepurun, dan Panggang.
“Kami dapat informasi dari BPPTK (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian) bahwa arah kuba Merapi sekarang ini bergeser ke arah selatan. Artinya, posisi Kabupaten Klaten kian Rawan,” Senin (11/4/2011).
Sejak letusan hebat Gunung Merapi di penghujung tahun 2010 lalu, kelima desa tersebut menurut Joko sebenarnya sudah terancam. Namun, karena posisi kubah lava Merapi saat itu belum sepenuhnya mengarah ke selatan, maka hanya Desa Balerante, Kecamatan Kemalang yang terkena dampak paling parah!!
Sumber: Solopos.com
0 balasan:
Posting Komentar